Keistimewaan & Keutamaan Tanah Haram Makkah
Sebagaimana yang telah Anda ketahui, seluruh rangkaian ibadah umrah atau haji dilaksanakan di kota Makkah. Anda melakukan thawaf di ka’bah di Masjidil Haram yang letaknya di kota ini, sehingga kota Makkah sangat penting dan menjadi tujuan utama bagi kaum muslimin yang bepergian, yakni untuk melaksanakan ibadah haji & umrah.
Kota Makkah memiliki banyak keistimewaan salah satunya adalah mata air Zam-zam yang sumbernya tak pernah mengering. Meskipun sudah digunakandikonsumsi selama berabad-abad, memenuhi kebutuhan minum dan berwudhu jamaah haji dan umrah dari seluruh penjuru dunia, namun air zam-zam tak pernah habis. Luar biasa, bukan…? Saat umrah, Anda juga bisa membawa air zam-zam untuk dibawa pulang, walaupun ketika pandemi ini ada larangan membawa air zam-zam waktu kembali ke tanah air.
Keistimewaan lain dari kota suci Makkah adalah kota ini menjanjikan kedamaian bagi penduduknya. Makkah adalah kota yang diberkahi Allah SWT, memberi rasa aman bagi para penduduknya. Bahkan tak hanya manusia saja, namun hewan serta tumbuhan juga merasakan hal yang sama. Seperti yang tertuang dalam surat Ali Imran ayat 97 :
“Barangsiapa memasukinya (Baitullah) menjadi amanlah dia.”
Pada saat akhir Zaman, ada empat negeri yang aman ditempati, salah satunya adalah Makkah. Dajjal tak dapat memasuki kota Makkah, sehingga bagi siapa yang memiliki kesempatan untuk tinggal di kota Makkah akan selamat dari fitnah Dajjal. Malaikat akan melindungi penduduk Makkah dari fitnah Dajjal.
Adapun keutamaan dari kota Makkah lainnya adalah Makkah disebut Tanah Haram. Artinya, di kota Makkah kita tidak boleh memburu binatang, mematahkan ranting, dan berbuat maksiat di kota tersebut. Sebagaimana disebutkan dalam hadits riwayat Bukhari no. 1510 :
“…tidak boleh mematahkan rantingnya, tidak boleh memburu hewan liarnya, tidak halal mengambil barang yang hilang, kecuali bagi orang yang hendak mengumumkannya…”